Hari ini mendoakan, esok hari mungkin didoakan

waktu-yang-terbatas

Gemerlap dunia menyilaukan, namun nan ibarat fata morgana, semakin dikejar semakin jauh, menyibukan, melalaikan, dan lupa kan kemana kita akan pulang.

Sadarkan sebelum telat.

Advertisements

Potensi Imajinasi, Use it don’t ignore it

Imagination

Alloh SWT, memberikan kelebihan potensi kepada manusia yang tidak di berikan kepada binatang, yaitu imaginasi.

Pensive Architect with Blueprints

Dengan imajinasi manusia bisa melihat, membayangkan, merancang kemungkinan yang akan terjadi nanti, menentukan apa yang akan dilakukan selanjutnya, melihat akibat dari apabila perkerjaan ini dilakukan atau tidak dilakukan, cikal bakal dari sebuah pilihan.

/Use it/ don’t ignore it/.

Hidup ini terbatas,  lakukan yang terbaik.

Kemalasan akan berakibat penyesalan

endangcahyapermana.wordpress.com-ilustrasi
Gambar Ilustrasi  (sumber google)

Dalam masalah bekerja dari hadis ibnu umar, rosululloh saw bersabda.
“sesungguhnya Alloh SWT mencintai seorang mukmin yang memiliki pekerjaan (keahlian)”

Sudah seyogyanya menjauhkan diri dari kemalasan, pengangguran, dan santai. Karena kemalasan dan pengangguran berakibat jelek, dan hasilnya penyesalan. Sebaliknya, rajin dan bersusah payah hasilnya terpuji, baik di dunia, di akhirat atau di dalam keduanya.

Orang yang paling santai adalah orang yang dulunya lelah. Dan orang yang paling lelah adalah orang yang dulunya santai. Kepemimpinan di dunia dan kebahagiaan di akhirat tidak bisa diraih kecuali melewati jembatan kelelahan.

Kutipan dari buku “Cara Nabi Menyiapkan Generasi ” Penulis Syaikh Jamal Abdurrahman.

 

Antara tubuh dan akal ada keterkaitan yang sangat erat

Ilmu kejiwaan menyatakan bahwa antara tubuh dan akal ada keterkaitan yang sangat erat. Sesuatu yang berpengaruh pada tubuh, pasti berpengaruh pada akal. Dan sesuatu yang berpengaruh pada akal, pasti berpengaruh pada tubuh. Maka, agar manusia mampu menghadapi problematika kehidupan, sangat dibutuhkan tubuh yang kuat dan akal yang sehat.

Kutipan dari buku “Cara Nabi Menyiapkan Generasi ” Penulis Syaikh Jamal Abdurrahman.