Sedekah Ilmu

sedekah-ilmu-ibnu-majah

Sedekah yang paling utama  ialah seorang muslim belajar ilmu, kemudian mengajarkannya kepada saudara muslim lainnya. (HR. Ibnu Majah)

 

The most important alms is that a Muslim learns knowledge, then teaches it to other Muslim brothers. (Narrated by Ibnu Majah)

Ujian sama dengan seleksi untuk kebaikan

Ujian-Climb

Tak sedikit orang yang enggan menghadapi ujian, karena dianggap menakutkan dan tidak mengenakan untuk di jalani, sehingga tidak ada persiapan yang mapan dan disiapkan malah di jauhkan. Padahal ujian merupakan sesuatu yang akan selalu ada tidak bisa dipisahkan untuk memperoleh kebaikan.

Sebelum diterima jadi pegawai, seorang pencari kerja melewati serangkaian ujian. Ujian tersebut di adakan oleh perusahaan untuk menseleksi pelamar layak atau tidak bekerja di perusahaan dan diberikan upah yang sudah ditentukan. Apabila di lolos uji si pelamar akan bekerja dan mendapatkan bayarannya, sehingga kebutuhan kehidupannya bisa terpenuhi.

“Boleh jadi, kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah yang paling mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah:216)

Perjalanan hidup manusia mungkin tak beda dengan seorang pelamar kerja. Cuman yang dicari adalah keridhoan Tuhan yaitu keselamatan di dunia dan di akhirat berupa surga yang di janjikan, dan terhindar dari siksa api neraka. Dalam mendapatkan tujuan, manusia akan menerima ujian kehidupan. Bagi yang bisa lolos melalui ujian tersebut akan di catat kebaikannya, sedangkan bila gagal ada konsekuensi tersendiri.

Masalahnya adalah adakah persiapan dalam menghadapi ujian tersebut. bila belum harus di persiapkan dengan ilmu dan amal yang baik dari sekarang, sehingga bila ada ujian tersebut kita bisa menjawab dengan benar dan mendapatkan poin yang baik dari Tuhan. Intinya adalah pelajari dan amalkan ilmu ketentuan yang diberikah Tuhan dengan demikian insyaAllah kita bisa berhasil. Mohon maaf atas kekurangan, semoga bermanfaat, wassalam.

What is the purpose of our life in the world ? apa tujuan hidup kita ?

Apa sebenarnya inti tujuan hidup kita di dunia ?

coffee-book-pen

Kadang kita berpikir “what is the purpose of our life in the world ?” gue sebenernya diciptakan untuk apa ya oleh tuhan ? pertanyaan dasar yang mesti diketahui jawabannya oleh setiap manusia di dunia ini.

Kenapa harus diketahui oleh kita ? mungkin dari kita ada yang cuek dengan hal ini, dan berfikir gue fine-fine aja tuh ga tahu juga tuh, ngapain dipikirin bikin pusing saja yang penting gua happy dengan yang saya senangi simple kan. Hidup itu harus dinikmati katanya gitu respon beberapa orang, terutama yang masih muda mudi. Kebayang kita berjalan di sebuah hutan tidak melihat cuek dan tak tahu arah tujuan karena masa bodo tadi yang penting bisa jalan, lalu tiba-tiba masuk jurang mati didasar jurang, apa mau seperti itukah jalan hidup kita. Please think again dear brother and sister, we have a brain we can use, before to late.

Saya ingin menggambarkan lagi setiap penciptaan pasti adan tujuan. Misalkan benda yang ada di sekitar kita handphone untuk bekerja, laptop untuk bekerja, jam tangan, pakaian, baju, celana untuk menutup badab dan lain-lain, itu di buat sudah pasti ada tujuannya. Handphone yang sukses adalah yang di pergunakan sesuai dengan tujuannya yaitu berkomunikasi jarak jauh, namun apabila handphone di pergunakan untuk melempar tikus atau anjing, maka handphone tersebut tidak sukses atau gagal, maka handphonenya bisa disebutkan gagal sebagai handphone.

Tusuk gigi saja yang kecil saja ada tujuannya, apa lagi manusia. Melihat analogi diatas, apabila ingin disebut sukses dalam kehidupan sebagai manusia kita harus tahu tujuan kita diciptakan dan menjalaninya sesuai dengan tujuan hidup tersebut dan tidak tersesat. Semoga bermanfaat, wassalam.

Ustad saya sholat bolong-bolong tapi rezeki lancar tuh …

Alkisah, disuatu hari ada seorang pemuda bernama bolono dan pa ustadz sedang bercakap-cakap.

Bolono : “Ustadz, sholat saya bolong-bolong tapi alhamdulilah rezeki saya lancar aja tuh”;
Ustadz : “Ente pernah ngasih ke tukang parkir?”;
Bolono : “pernah, kenapa tadz?”;
Ustadz : “Ente ngasih karena sayang, cinta?”;
Bolono : “ya engga lah tadz, yang bener aje hehehe..”;
Ustadz : “nah, skarang ente pikir apa Allah kasih rezeki karena Alloh cinta ???”;
Bolono : “(nelen ludah)”;

Sekian, semoga bermanfaat, wassalam.

Jadi karyawan bisakah berkembang ?

Sahabat hebat,

cambodia-garment-workers

Di indonesia banyak yang menjadi karyawan di sebuah perusahaan atau pabrik. Namun, apakah jadi seorang karyawan bisa menjadi mandiri hingga bisa membuka peluang usaha sendiri. Jawabannya mungkin tidak karena waktu kerja yang sudah di tentukan dan pekerjaan yang sudah diatur tidak memungkinkan untuk mengembangkan usahanya sendiri.

Semakin lama jadi karyawan semakin orang jadi tidak mandiri dan tidak berkembang potensi dirinya. sebagai gambaran di sebuah pabrik konveksi seorang karyawan hanya diberikan bagian memotong kain saja, sampai pensiun hanya bisa memotong kain saja, dalam kata lain tidak bisa membuat sebuah pakaian secara utuh.

Dengan demikian dari sisi kemampuan tidak akan berkembang, dan yang ada hanya ketergantungan pada pekerjaan itu saja dengan kisaran gaji yang sudah dapat dipastikan batas nilainya.

Sudahkah ada rencana ingin menjadi bos? mulailah berwirausaha dari sekarang siapa tau anda itu rizki anda. Salam sukses sahabat hebat. wassalam.

Gambar Renungan

1. Tanpa kegiatan atau kesibukkan, maka malaspun akan tertanam dalam diri kita. Tanpa mimpi, maka kejatuhan akan berakar dalam diri kita. Semakin lama, akarnya akan semakin dalam. Sampai suatu hari bahkan mau berdiri pun sudah sangat sulit.

2. Dalam hidup ini, setiap orang membutuhkan sahabat yang seperti di gambar ini. KETIKA kamu susah, maka aku akan menjadi penopang; KETIKA aku susah, dia akan menjadi penopang; KETIKA dia susah, kamu akan menjadi penopang. Kalau kamu memiliki sahabat seperti ini, hidup tidak akan ada penyesalan

3. Untuk bekerja sama, kita harus melepas keegoisan dan saling menghormati. Untuk bekerja sama seumur hidup, maka harus merubah kebiasaan buruk dan menjadi dewasa bersama. Kalau kamu hanya tau egois dan tidak bisa saling mempersilakan, maka suatu hari kamu pun akan kalah. Entah dalam pekerjaan, pernikahan, persahabatan, kamu harus belajar menjadi dewasa bersama.

4. Kadangkala hidup ini RINGAN atau BERAT, tergantung dari jalan yang kamu pilih.

5. Kadangkala mempunyai berapa banyak sumber daya tidaklah penting, kalau kamu tidak tahu CARA menggunakannya, selamanya kamu tidak akan pernah merasa cukup.

6. KADANGKALA orang yang mengulurkan tangannya padamu, belum tentu benar-benar ingin menolongmu.

7. Kamu selamanya nggak akan bisa memuaskan SEMUA orang.

8. PANTANG MENYERAH, bertahan sedikit lagi maka kamu akan berhasil

9. Dalam hidup, kita harus dapat MENCARI KESUKAAN dalam kesulitan.

10. Kalau arahmu salah, semakin berjuang semakin TERTEKAN