Langkah Awal Membuat Sebuah Aplikasi, Perancangan atau Koding ?

Apa yang harus dilakukan atau langkah awal apa yang dibutuhkan ketika akan membuat sebuah aplikasi ? pertanyaan itu yang sering muncul dalam pikiran seorang programmer yang membuat sebuah project seorang diri, seperti yang pernah saya alami.

Kebanyakan hal yang dilakukan adalah mengabaikan sisi perancangan atau analisa alias ditinggalkan. Mungkin hal ini dilakukan untuk mempercepat proses pengerjaan asal aplikasi jadi dan selesai, lalu tinggal menunggu pembayaran dari client begitu lah kira-kira. Mungkin kondisi sedang kepepet lagi butuh duit kali ya…

Hal tersebut sah-sah saja. namun bagi yang ingin menjadi profesional, hal tersebut mungkin harus ditinggalkan. mengapa harus seperti itu?

Saya pikir sederhana, bagaimana kalau client kita minta ada maintenance atau pengembangan.

jika pekerjaan yang kecil dan menggunakan tabel yang sedikit tidak akan menjadi masalah. kita bisa langsung konek , ngeh ketika sewaktu-waktu ada perubahan atau permintaan update. padahal project sudah lama selesai bertahun-tahun. hampir tidak ada masalah kan, saya kira begitu.

Namun bagai mana, apabila project tersebut sangat besar dengan tabel yang banyak, puluhan atau bahkan ratusan tabel? sedangkan kita Nol dokumentasi perancangan dan analisa. Hmm, baru terasa, dan ga kepikiran kenapa ga bikin ya dulu.

Akhirnya , mau tidak mau tahap selanjutnya adalah buka-buka kode dan mengingat-ingat kembali algoritma kode disetiap file, bagai mana ga pegel. tidak sedikit waktu untuk mengingat-ngingat logika dan prosedur program. dan kemudian main tembak kode dan tabel , tambal sana sini tak beraturan. Sehingga aplikasi menjadi tidak terkendali dan tambah rumit. dan tidak menutup kemungkinan stack dan tidak bisa dilanjutkan. karena sudah pusing dengan kode dan tabel yang tak karuan. sebuah kondisi yang tidak diharapkan.

Saya kira bisa di bayangkan cerita diatas.

Ada peribahasa yang mengatakan berakit-rakit kehulu berenang-renang kemudian, bersusah susah dahulu , bersenang-senang kemudian.

Peribahasa diatas bisa menggambarkan kejadian diatas.

Jadi langkah awal apa yang harus saya kerjakan dalam membuat sebua aplikasi ? dan jawaban saya adalah perancangan dan analisa , baru setelah itu masuk ke tahap koding.

saya kira lebih baik menyisihkan waktu sedikit untuk melakukan perancangan dan analsis dengan cara mendokumentasikannya sehingga pembuatan aplikasi atau koding menjadi lebih matang. dari pada kita harus kesulitan nantinya. metode analisis saya kira banyak dan sudah tersebar di mbah google, kita tinggal mencari. Ada DFD, Flowchart, UML dst. bagi yang pernah kuliah, sudah paham akan hal ini. Jadi tinggal kembali kepada diri kita  masing-masing mau pilih yang mana.

Oke mas-mas, akang-akang sekian tulisan pengalaman kali ini. semoga bermanfaat. tnx.

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s