Netmask / Subnetmask

Ketika kita berhubungan dengan komputer lain pada suatu jaringan, selain IP yang dibutuhkan adalah netmask.

Untuk berhubungan dengan komputer lain dalam sebuah jaringan, selain IP address yang lainnya adalah netmask.

Netmask atau subnetmask berfungsi untuk pengelompokan IP address. Seperti pembagian kelas pada IP address,  Subnetmask juga dibagi menjadi tiga kelas yaitu

1. Kelas A, adalah semua nomor IP yang mempunyai subnetmask 255.0.0.0
2. Kelas B, adalah semua nomor IP yang mempunyai subnetmask 255.255.0.0
3. Kelas C, adalah semua nomor IP yang mempunyai subnetmask 255.255.255.0

Misal IP 10.252.102.12 ingin berkirim data pada 10.252.102.135, komputer akan memutuskan apakah ia berada pada satu jaringan atau lain jaringan? Maka yang dilakukan adalah mengecek dulu netmask komputer kita karena kombinasi IP dan netmask menentukan range jaringan kita.

Jika netmasknya 255.255.255.0 maka range terdiri dari atas semua IP yang memiliki 3 oktet pertama yang sama.

Jika IP 10.252.102.12 dan netmask saya 255.255.255.0 maka range jaringan saya adalah 10.252.102.0-10.252.102.255 sehingga kita bisa secara langsung berkomunukasi pada mesin yang diantara itu, jadi 10.252.102.135 berada pada jaringan yang sama yaitu 10.252.102.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s